Banner

Cerpen Remaja Anggung Ingin Kurus Dimuat di Majalah Gadis September 2017


Anggun Ingin Kurus

Oleh : Reyhan M Abdurrohman


Sebenarnya wajah Anggun cantik, pipinya memang bakpau, tapi matanya indah, bibirnya juga manis. Namun bentuk tubuh yang lumayan berisilah yang membuatnya tidak percaya diri dan ingin sekali kurus.

Sebenarnya dia sudah mencoba beberapa macam program diet, tapi selalu gagal. Bagaimana tidak, kalau setiap kali semangat diet, ujung-ujungnya malah bersembunyi di kamar menghabiskan dua toples biskuit.

Sudah seminggu Anggun memerhatikan Elisa—teman sekelasnya yang tidak terlalu akrab karena Elisa orangnya cupu. Dia memerhatikan bentuk tubuh Elisa yang sepertinya semakin kurus, padahal dulunya Elisa sama gendutnya dengannya. Dia penasaran, tapi gengsi bertanya pada Elisa tentang rahasia kurusnya tersebut.

***

Bel istirahat berbunyi. Anggun masih dihantui rasa penasaran, karena selama ini setiap jam istirahat pun Elisa masih selalu pergi ke kantin dan kelihatan tidak sedang melakukan program diet.

Suatu waktu, Anggun membuntuti Elisa yang ternyata memang ke kantin. Anggun duduk di kursi yang lumaya jauh dari Elisa agar tidak ketahuan. Dia pun memesan semangkuk bakso agar terlihat lebih natural pengintaiannya.

“Dia memesan  jus alpukat?” pekik Anggun kala pesanan Elisa sampai. “Bukanah alpukat mengandung banyak lemak dan bikin gendut?” Anggun masih terbengong tidak percaya, “Lalu, kenapa dia malah tambah langsing? Jangan-jangan ... obat pelangsing yang dijual di instagram?”

“Hei, Nggun.” Tiba-tiba Maria sudah duduk di depan kursinya.

“Eh lo apa-apaan, sih. Ngagetin aja,” ketus Anggun.

“Ngagetin gimana? Gue nggak merasa ngagetin. Lo-nya aja yang lagi ngelamun. Ngelamunin apa, sih?”

“Eh eh, alpukat itu beneran bikin gemuk, kan?” cerocos Anggun.

“Iyalah, banyak lemaknya. Lo aja nggak pernah mau pesan jus alpukat, kan?”

Anggun mengangguk. “Lo ngerasa nggak sih kalau Elisa sekarang kurusan? Kira-kira dia pakai obat apa, ya? Mau nanyain nggak?”

“Alpukat sama Elisa hubungannya apa, sih? Tadi nanya alpukat, sekarang nanya Elisa.”

***

Anggun tadi membeli alpukat di supermarket dua kilo untuk persediaan. Anggun akan coba rutin minum jus alpukat agar kurus seperti Elisa. Meski ragu, tapi setelah Maria bertanya ke Elisa, memang benar Elisa diet dengan alpukat.

Anggun langsung membuat jus alpukat karena dia tidak doyan kalau makan alpukat secara langsung. Lagipula kata Elisa, di-jus pun bisa. Dia memasukkan setengah potong alpukat dalam blender, ditambah gula dan susu cokelat kental manis.

“Kalau cara dietnya seperti ini, gua mah semagat. Gampang dan enak.”

***

Anggun pun rutin minum jus alpukat lengkap dengan gula dan susu setiap harinya. Setelah seminggu, dia iseng menimbang, padahal kata Elisa efeknya akan keliatan setelah dua mingguan. Namun dia tetap penasaran dengan berat badannya sekarang. Setelah berdiri di atas timbangan dia terkejut karena berat badannya naik lima kilo. Sontak Anggun histeris dan marah-marah tidak jelas di dalam kamar.

Mama yang mendengar kegaduhan di kamar Anggun pun langsung menyusul dan masuk. Ternyata kamar anak gadisnya sudah berantakan dan Anggun sesengukkan di pojokan. Mama menghampiri Anggun dan menenangkannya.

“Kamu kenapa?”

“Berat badan Anggun naik, Ma,” Anggun masih menangis, “Padahal Anggun sudah diet dengan alpukat. Kata teman Anggun, alpukat bisa meluruhkan lemak jahat. Tapi nyantanya berat badan Anggun nambah. Apa Anggun sudah dibohongi?”

Mama mengerutkan keningnya, “Emangnya alpukatnya kamu apakan?”

“Anggun jus, terus ditambahkan gula dan susu.”

“Walah... pantas saja. Alpukat itu memang baik untuk diet karena menganduk lemak baik atau lemak tak jenuh yang bisa meluruhkan lemak jahat di tubuh. Alpukat juga baik untuk jantung karena bisa mengikat kolesterol. Mama tahu dari acara doketer di TV. Tapi caranya dimakan atau dijus alpukatnya saja. Nggak usah tambah gula atau susu, jadi hilang khasiatnya dan malah bikin tambah gemuk.”

Anggun melongo mengutuki kebodohannya.


*) Cerita dimuat dalam Rubik Percikan di Majalah Gadis pada September 2017

You Might Also Like

5 komentar

  1. Wah keren banget nih ceritanya bisa diposting di Majalah Gadis September 2017

    ReplyDelete
  2. Wah pernah dimuat di Majalah Gadis September 2017 ya. Bagus banget memang kak ceritanya

    ReplyDelete
  3. Hmm emang enak tuh buah alpukat kalau dijus, benar saja sama dia ditambahi gula :D. Kan lebih nikmat :D

    ReplyDelete
  4. Wah keren banget nih kak, semangat kak. Semoga karyanya bisa diterbitkan lagi aamiin

    ReplyDelete
  5. Nggak hanya kamu saja nggun ya pingin kurus, aku juga pingin :D

    ReplyDelete

Silahkan tinggalkan jejak komentar, kesan ataupun saran. Sehingga dapat menjadi pelajaran untuk menyempurnakan tulisan, maupun desain blog ini. Komentar Anda adalah semangat saya ^_^ Terima kasih