Swift

Air Terjun Kedung Paso Kudus, Si Perawan yang Segar

air terjun di kudus
Sungai di atas Kedung Paso

Sebenarnya saya sudah lama tahu ada Air Terjun Kedung Paso di Desa Japan, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus. Air terjun ini juga sering disebut Dongpaso Japan Kudus, mungkin lebih singkat kali, ya. Dulu saat menjelajahi Air Terjun Kedung Gender di Desa Japan, orang-orang di sekitar lokasi pun memberitahu kalau di dekat Kedung Gender ada air terjun lain yang juga indah, bahkan masih sepi. Sayangnya, saat   itu kami belum sempat mengunjungi Kedung Paso, karena waktu kami terbatas. Air terjun itu biasa disebut juga air terjun Japan Kudus, yang paling banyak dicari netizen pencari foto.

kedung paso japan
Nggak terlalu ramai

Akhirnya, setelah sekian lama, saya punya kesempatan menjelajahi Air Terjun Kedung Paso Kudus. Saya ditemani Dzulfikri menuju Desa Japan, Kecamatan Kaliwungu,Kudus sekitar pukul satu siang. Dari perempatan Panjang, tinggal lurus saja ke utara, atau ke arah Colo. Jika sudah sampai parkiran bus ziarah, kita lurus (ke kanan) ke arah Desa Japan. Nah masuk saja ke Desa Japan. Jalan Raya Colo pun agak padat, karena musim ziarah. Terlihat parkiran bis pun penuh, bahkan meluap. Harus tetap hati-hati karena jalan terus menanjak dan berkelok.

kedung paso kudus
Dzulfikri, temen mbolang kali ini

Air Terjun Kedung Paso Kudus memang tidak jauh dari Kedung Gender. Saya pun memarkirkan motor saya di rumah warga, sama seperti dulu saat saya bertandang ke sini. Jalan awal menuju ke air terjun-lah yang berbeda. Namun jalanannya hampir sama, jalan setapak yang di sisi kanannya tebing, dan sisi kiri adalah jurang. Suasannya benar-benar asri. Meski siang, tapi tak terasa panas, karena matahari dihalau rimbunnya pepohonan.

Kami harus jalan kaki menyusuri jalan setapak yang cukup panjang dan memakan waktu kira-kira seperempat jam. Sebelum sampai ke lokasi, di bawah sana terlihat aliran sungai dan terdengar gemericik air. Di tengah perjalanan pun kami bertemu dengan kolam alami dan jeram yang cukup besar dan tinggi. Awalnya kami kira itu adalah Kedung Paso, tapi bukan. Kami pun melanjutkan perjalanan.

cowok telanjang
Pamer otot dia -___-

Akhirnya kami sampai di Kedung Paso Kudus. Air terjunnya tidak terlalu tinggi. Di bawahnya ada kolam yang cukup besar dan dalam. Kedalamannya sekitar 160 cm. Masih banyak batu-batu besar di sekitar kolam dan air terjun. Terlihat beberapa pria bertelanjang dada  menceburkan ke kolam. Ada yang melompat dari atas air terjun, atau masuk pelan-pelan.  Ya, kita dapat naik  ke atas air terjun. Di atasnya, ada sungai dengan bebatuan besar pula yang indah.

Melihat banyak orang yang menjeburkan diri dalam kolam air terjun tersebut, saya jadi ingin mencobanya. Tapi saya kurang nyaman jika terlalu ramai seperti itu. Mata saya tertuju pada kolam kecil di bawah. Selain kolam,pun ada jeram yang sepertinya sama asyiknya jika menceburkan diri ke sana. Lagipula tidak ada orang yang mandi di sana, ini kesempatan, untuk foto-foto pun lebih leluasa dan pasti bakal keren.

air terjun japan kudus
Kolam di bawah Kedung Paso

Saat menceburkan diri, wow airnya segar, dan lebih ke dingin. Airnya bening. Batu-batu besarnya cukup licin, jadi harus hati-hati. Di kolam kecil bawah ini serasa pemandian alami pribadi, karena tidak ada yang menganggu. Hehe.

Puas di situ, dan lokasi kolam utama sudah sepi, kami lanjut mencoba ke kolam utama. Wow, airnya lebih dingin dan segar dari yang tadi. Namun saya tak berani ke tengah, karena cukup dalam. Saya pun tak berani loncat dari atas,  karena tak bisa berenang. Ya, sudah saya berendam sebentar saja karena kedinginan. Saya pun penasaran dengan sungai di atasnya. Daripada terus penasaran, yasudah kami memutuskan ke atas.

dongpaso kudus
Balik lagi ke atas

Pemandangan sungai di atas Kedung Paso hampir mirip dengan sungai yang ada di Rahtawu. Sungai dengan batu-batu besar. Di sini saya ketemu Java Moss, tumbuhan air sejenis lumut yang biasa dipakai Aquascape. Kami pun tak lupa mengabadikan gambar di sini. Banyak jepretan, tapi maaf karena telanjang dada. Hahaha.

Puas bersenang-senang, kami pulang. Melewati jalan setapak yang sama saat kita berangkat tadi. Badan sudah segar, perjalanan pulang pun terasa ringan. Eciye...

Air Terjun Kedung Paso Kudus layak jadi tujuan wisata. Selain indah, tempatnya masih agak sepi dan asri. Memang beberapa sudut terlihat sampah. Memang fasilitas tidak ada, selain warung tenda yang menjual kopi dan makanan ringan. Jangan mencari kamar mandi dan tempat bilas atau ganti pakaian, karena tidak ada. Benar-benar masih alami. Yang terpenting, untuk masuk ke sini, GRATIS!!!

kedung paso japan
Berendam ala ala

Masih banyak air terjun di Kudus yang harus saya jelajahi dan yang pastinya menarik.



You Might Also Like

0 komentar

Silahkan tinggalkan jejak komentar, kesan ataupun saran. Sehingga dapat menjadi pelajaran untuk menyempurnakan tulisan, maupun desain blog ini. Komentar Anda adalah semangat saya ^_^ Terima kasih