Swift

Kumpulan Quote Tentang Menulis

kata mutiara menulis
Menulis adalah bebas

Dalam tantangan #KampusFiksi 10 Days Writing Challenge hari ke-tujuh ini adalah tentang, "tulisan yang dapat membuatmu merasa kuat." Sebenarnya saya masih bingung yang dimaksud tulisan ini apakah sebuah karya tulis semacam cerpen, novel, biografi, karya ilmiah atau sebuah tulisan semacam quote atau kata-kata mutiara.

Karena tidak ada penjelasan lebih lanjut mengenai tema di hari ke-tujuh ini saya menafsirkan sendiri bahwa tulisan yang dimaksud adalah tulisan serupa quote. Maka dari itu pada tulisan ini saya merangkum beberapa quote tentang menulis yang dapat menguatkan saya ketika saya sedang terpuruk atau jatuh.

Langsung saja berikut adalah quote tentang menulis dari berbagai sumber yang sering kali ketika membacanya, datang semangat lebih untuk menyelesaikan tulisan atau memulai sebuah tulisan yang baru.

"Jika kamu bukan anak raja, juga bukan anak ulama besar, maka menulislah." (Imam Al Ghazali)

Ya, saya bukan anak orang kaya. Saya juga bukan anak raja, maka saya menulis seperti apa kata Imam Al Ghazali. 

"Semua penulia akan meninggal, hanya karyanyalah yang abadi sepanjang masa. Maka tulislah apa yang akan membahagiakan dirimu di akhirat nanti." (Ali bin Abi Thalib)

Tulisan kita yang akan abadi, meksi kita sudah tiada. Maka dari itu jika pun kita sudah tiada, kita masih bisa berguna oleh orang lain lewat tulisan kita yang bermanfaat tersebut. Maka dari itu saya masih berusaha menuliskan hal-hal yang bermanfaat sehingga nantinya akan membahagiakanku di akhirat.

"Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah."  Pramoedya Ananta Toer, House of Glass

Rupanya Pram juga sependapat dengan Ali bin Abi Thalib. Menulis dapat mem buat kita abadi dan tidak hilang dalam masyarakat.

"Kalau usiamu tak mampu menyamai usia dunia, maka menulislah. Menulis mperpanjang ada-mu di dunia dan amalmu di akhirat kelak."  Helvy Tiana Rosa

Buda Helvy yang notabene penulis wanita berpengaruh pun berpendapat sama bahwa menulis adalah abadi dan bagian dari amalan untuk kehidupan di akhirat.

Selain untuk keabadian dan amalan di akhirat menulis bagi saya sendiri adalah kedamaian. Saya merasa beban akan berkurang. Risau akan hilang jika sudah dituangkan dalam tulisan. Pendapat saya seperti ini mengamini pendapat yang dikemukakan Bunda Helvy dan Dian Nafi.

"Menulis itu menenangkan pikiran dan nurani yang nyeri."  Helvy Tiana Rosa

"Menulis akan menyembuhkan luka."  Dian Nafi, Matahari Mata Hati
Saya pikir beberapa quote tentang menulis di atas adalah semangat saat saya sedang terpuruk, khususnya dalam hal menulis. Tulisan-tulisan yang mengandung petuah tersebut bak suplemen yang dapat meningkatkan gairah saya dalam menulis. Dan yang paling saya ingat adalah quote pertama dari Imam Al Ghazali di atas, karena pertama kali saya terjun di dunia menulis quote tersebut yang saya baca.

*) tulisan ini diikutkan dalam #KampusFiksi 10 Days Writing Challenge 

You Might Also Like

6 komentar

  1. Replies
    1. quote-quote itu yang bisa bikin semangat nulis :))

      Delete
  2. Suka sama quotesnya Pramoedya. :D Ngena banget

    ReplyDelete
  3. Ampuh buat mengihidupkan kembali semangat juang penulis yang mulai redup. Aku juga jadi termotivasi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah iya kak. Quote-quotenya bikin ngebakar diri ahaha

      Delete

Silahkan tinggalkan jejak komentar, kesan ataupun saran. Sehingga dapat menjadi pelajaran untuk menyempurnakan tulisan, maupun desain blog ini. Komentar Anda adalah semangat saya ^_^ Terima kasih