Swift

Makam Apung Demak | Wisata Religi Nan Indah


Makam terapung di tengah laut
Kabupaten Demak memang terkenal sebagai kabupaten religius. Terkenal dengan sebutan Kota Wali, karena salah satu wali sanga (9 wali) dimakamkan di Kabupaten yang terletak di pantai utara jawa ini.
Namun tidak hanya Makam Sunan Kalijaga, Masjid Agung Demak, Makam Raden Patah, Museum Masjid Agung Demak yang menjadi tujuan wisata religi di Demak, namun ada satu makam yang unik. Yakni makam  Seikh Abdullah Mudzakir. Kenapa unik? makam ini letaknya berada di tengah laut di Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Demak.
Untuk mencapai ke makam apung ini cukup mudah. Dari jalan utama Sayung ke barat (Gerbang Pantai Morosari Demak) lurus terus ke arah Pantai Morosari Demak sampai ada perempatan besar, kemudian belok ke kanan (Jembatan Besar), kemudian lurus terus dan sampailah pada lokasi parkir atau daratan.
Jalan Beton ke Hutan Mangrove
Anda dapat memarkir motor Anda di tempat parkir yang disediakan warga sekitar. Kemudian jalan di atas jalanan beto yang lumayan panjang ke hutan mangrove di tengah laut. Sebetunya masih boleh menaiki motor, tapi lebih baik berjalan sambil menikmati berjalan di atas laut, menikmati hembusan angin laut.
Hutan Mangrove di Tengah Laut
Ujung dari jalan beton tersebut adalah hutan mangrove. Ada jalan dari kayu yang memanjang memebelah hutan mangrove tersebut. Sangat indah, karena berada di tengah-tengah laut. Namun sayang banyak sampah berserakan di bawah jalanan kayu. Harusnya bisa dikelola lebih baik lagi.
Perlu di ingat, ini adalah wisata religi makam, bukan wisata umum. Di sini dilarang bergandengan tangan untuk orang yang bukan mahram. Jadi kalau pacaran bukan di sini tempatnya. Ada papan larangannya kok, dan pasti malu kalau masih ngelanggar dan ditegur penduduk yang kebetulan lewat. :D
Pokoknya menarik banget apalagi kalau datang pas sunset. Ah indah banget. Bisa lihat matahari yang perlahan bersembunyi. Eh tidak perlu khawatir kelaparan, karena di hutan mangrove tersebut berdiri warung-warung makan, untuk sekedar duduk melepas lelah, karena makan apung masih lumayan jauh. Kembali melewati jalanan kayu di atas laut setelah keluar dari hutan mangrove. Dan sampailah pada Makam Apung. Makamnya benar-benar di tengah laut. Seperti pulau kecil. Makamnya sudah dibangun seperti rumah kecil beratap.

Di lokasi makam apung - di tengah laut



Makam Apung Demak
Masuk ke lokasi wisata religi ini tidak dipungut biaya, tapi ada kotak amal yang bisa diisi :D kalau nggak mau ngisi ya nggak apa-apa, nggak dipaksa kok. Tapi harus ingat aja, cewek cowok yang bukan mahram dilarang berdekatan. Ini tempat suci.
Menurutku ini adalah wisata menarik yang masih tersembunyi yang dimiliki Demak. Harusnya lebih dikespos dan dipromosikan. Bantuan pemerintah juga sangat diperlukan, karena beberapa jalan kayu sudah hampir roboh. Goyang-goyang kalau terkena ombak. Perlu waspada dan hati-hati.
Jalan Kayu di Atas Laut


Hutan Mangrove di Makam Apung

Jalanan Beton di atas Laut



Sunset nan indah

Sunset nan Menawan di Makam Apung
Kunjungan dan foto pada : Selasa, 2 September 2014


You Might Also Like

2 komentar