Swift

Review, Thai-Movie - My True Friend

Title: Meung Gu or Meung Guu Paean Gun Jon Wan Tai / มึงกู เพื่อนกันจนวันตายAlso known as: My True Friend / My Friend 'till I dieGenre: Drama / ActionRelease date: Year : 2011 (Release date : 4 April 2012)Producer: Add info hereDirector: Atsajun Sattakovit (อัศจรรย์ สัตโกวิท)


My True Friend. Yups, seperti judulnya, film ini bertemakan persahabatan. Persahabatan sejati lebih tepatnya. Kita akan disuguhkan sebuah persahabatan yang luar biasa, persahabatan yang mennjadi idaman banyak orang. Meskipun banyak adegan perkelahian dan genster, tapi tak meutup kesan moril yang disampaikan dari film tersebut.

Gun (Mario Maurer) di sini sebagai salah satu tokoh sentral di film tersebut. Dia dianggap sebagai ketua geng Sperm, tapi dia menolaknya.

"Kita semua sama, sahabat selamanya." Itu yang dikatakannya saat salah satu sahabatnya menyuruhnya menjad ketuua geng.
Gun

Gun lahir dari keluarga kaya raya. Dia tumbuh menjadi pemuda kuat yang miskin kasih sayang dari kedua orangtuanya. Bahkan da benci pada  mereka, benci karena dia terlahir dari keluarga kaya.

"Bagi orang lain, uang membawa kebahagiaan. Tapi bagiku uang membawa penderitaan," gerutu Gun penuh emosi.

Mungkin itu yang menyebabkan dia beralih mencari kasih sayang dengan teman-temannya. Karena hanya teman-temannya yang mengerti keadaanya, yang ada untuknya. Maka dari itu ia rela berkelahi, bahkan mati demi teman-temannya. Dia hanya ingin sahabat.

Song (Natcha Jantapan) adalah cowok korban broken home. Dia memutuskan pindah ke Chiang Mai. Cowok lugu yang sudah terbiasa hidup dikekang Mama ini tidak bisa berkelahi, dia penakut. 
Song

Di kempus barunya, dia bertemu Nem (Monchanok Saengchaipiangpen) yang langsung mewanti-wantinya agar tidak dekat-dekat dengan Gun. Song menurut saja. Hinggaakhirnya dia jatuh cinta sekaligus pada akhirnya pata hati dengan teman Nem. Nem punya alasan tersendiri membenci Gun, karena yang dia tahu, kakaknya tiada gara-gara Gun.
Nem

Tak sengaja dalam sebuah permainan bola, Song bertemu Gun dan se-gengnya. Lama-lama dekat dengan mereka, Song bergabung dengan mereka. Dia merasa nyaman dengan mereka, dan ternyata mereka tidak seperti yang dipikirkan dan kata orang. Bahkan mereka memberi arti sebuah persahabatan, khususnya Gun, yang seringkali melindungi Song.

Song berubah 180 derajat. Dia sudah mulai berkelahi, sampai berani berbuat onar, hingga mmebawanya pada masalah pelik dengan geng lawan. Akhirnya pertarungan berdarah pun tidak bisa dihindarkan. Beruntunglah berkat arti persahabatan Gun dan kawan-kawan, mereka dibiaarkan lari.

Gun memberi banyak arti persahabatan sebenarnya. Dan Song semakin paham siapa Gun, dan siapa sahabat sebenarnya baginya.

"Song, kau harus ngat, kita petarung, bukan gengster. Laki-laki berkelahi sampai ada yang menang, bukan membunuh." Gun berkata biaksana pada Song.

Ada quote keren dari salah satu back song film tersebut.

"Sahabat adalah pelita saat gelap. Tanpa berucap, kita saling mengerti. Lebih dari cinta dan kebaikan hati. Panggil aku 'sahabat'."

Gun memberi arti persahabatan yang berharga bagi Song, di suatu malam di pinggir jalan.

"Bagiku, menyayangi teman, bukan berarti memanjakan mereka. Jika mereka salah, aku harus mengingatkannya. Walaupun itu membuat mereka marah. Persahabatan tidak hanya sehari, dua hari, tapi selamanya."

So Sweet banget deh...

Penggerar Mario Maurer pasti kesengsem deh sama aktingnya. Tapi juga sedih, karena terus melihat adegan berdarah-darah. Mario maurer dipukuli dan lain-lain. Pasti ada yang menelan kekecewaan, karena endingnya yang menyedihkan. Opps...

Film yang aku rekomendasikan banget buat para remaja nih. Ambil pesannya, tinggalkan aksi kekerasannya. Karena selain quote yang aku tampilkan di atas, masih banyak makna tersurat dan tersirat. Hingga akhirnya aku sadar, kenapa film itu dibuat sad ending. Karena agar kita tahu sahabat sebenarnya akan ada di hati dan jiwa kita selamanya. :)

You Might Also Like

0 komentar