Swift

Robot: Line Follower Robot



Robot berasal dari bahas Czechrobota” yang berarti pekerja. Kemudian dikenalkan dalam bahasa Inggris tahun 1921 oleh Wright Karel Capek, robot adalah: mesin hasil rakitan menusia yang bisa bekerja tanpa mengenal lelah.
Menurut Priyank Patil dari Departement Of Information Technology, K. J. Somaiya College Of Enginering Mumbai, India, Line follower Robot  adalah: sebuah mesin yang dapat berjalan mengikuti suatu lintasan jalur (path).
Line Follower Robot sangat populer dikalangan pecinta robot. Juga salah satu jenis robot yang kerap diperlombakan dari tingkat SMP, SMA/SMK, dan Mahasiswa. Dari yang Unprogramable sampai yang Programable. Dari yang lintasan (line) sederhana hingga rumit.
Robot yang bekerja atau berjalan mengikuti garis dengan bantuan sensor garis yang dapat dirangkai sendiri menggunakan LED dan photodiode. Atau sensor garis yang sudah terangkai dan beredar di pasaran. Sensor bertugas membaca garis yang dilalui. Sensor ibarat mata dari robot tersebut.
 Sesnor dibungkan ke rangkaian microcontroler (programable) atau pun rangkaian logika sederhana (unprogramable) yang bekerja sebagai otak dari robot tersebut. Mengolah data dari senor dan meneruskannya ke driver motor untuk selanjutnya dapat menggerakkan robot ke kiri atau ke kanan.
Selain rangkaian elektronik seperti di atas, juga sangat perlu rangka mekanik untuk menggerakkan robot. Seperti Body sebagai tempat rangkaian elektroik. Gearbox sebagai perantara motor ke roda, sehingga robot dapar berjalan dengan baik.
Pembuatan Line follower Robot terbilang mudah dan murah untuk kategori unprogramable. Karena tak membutuhkan ilmu pemrograman microcontroler. Hanya membuat rangkaian sensor, op-amp, dan driver. Tapi gerak robot terbatas dan hanya untuk lintasan sederhana.
Sedangkan untuk kulaitas yang lebih bagus dapat menggunakan microcontroler, tapi harus menguasai ilmu pemrograman. Dan biaya yang lumayan lebih mahal.



referensi: Taufiq Dwi Septian Suyadhi.2008.Build Your Own line Follower Robot.Jakarta.Amaris Cipta Sarana

You Might Also Like

0 komentar