Swift

Ekonomi: MODAL


MODAL
Modal (pembelanjaan dari luar perusahaan) dikelompokkan dalam dua jenis, yakni: hutang dan ekuitas (= modal sendiri).
Hutang
Hutang mempunyai keunggulan berupa: (Brigham and Gapenski, 1997: 767-768)
1.    bunga mengurangi pajak sehingga biaya hutang rendah,
2.    kreditur memperoleh return terbatas sehingga pemegang saham tidak perlu berbagi keuntungan ketika kondisi bisnis sedang maju,
3.    kreditur tidak memiliki hak suara sehingga pemegang saham dapat mengendalikan perusahaan
dengan penyertaan dana yang kecil.
Meskipun demikian, hutang juga mempunyai kelemahan, yaitu:
1.    hutang biasanya berjangka waktu tertentu untuk dilunasi tepat waktu,
2.    rasio hutang yang tinggi akan meningkatkan risiko yang selanjutnya akan meningkatkan biaya modal,
3.    bila perusahaan dalam kondisi sulit dan labanya tidak dapat memenuhi beban bunga maka tidak tertutup kemungkinan dilakukan tindakan likuidasi.


Pemilihan alternatif penambahan modal yang berasal dari kreditur (hutang) pada umumnya didasarkan pada pertimbangan: murah. Dikatakan murah, karena biaya bunga yang harus ditanggung lebih kecil dari laba yang diperoleh dari pemanfaatan hutang tersebut. Sesuai dengan EBIT-EPS Analysis (Gitman, 1994: 465-468); bila biaya bunga hutang murah, perusahaan akan lebih beruntung menggunakan sumber modal berupa hutang yang lebih banyak, karena menghasilkan laba per saham yang makin banyak.

Ekuitas
Ekuitas menunjukkan hak kepemilikan perusahaan sebagai akibat investasi yang dilakukan pemilik ke dalam perusahaan. Struktur ekuitas perusahaan akan tergantung pada bentuk badan usaha perusahaan. 
1. Perusahaan perorangan
Perusahaan perorangan adalah perusahaan yang dimiliki oleh satu orang. Biasanya perusahaan perseorangan dimiliki oleh keluarga. Dalam kasus bentuk perusahaan adalah perseorangan maka ekuitas perusahaan disebut dengan ekuitas atau modal pemilik.
Kas                                           xx
Modal, Tn …                            xx
2. Persekutuan/ Firma
 Persekutuan/ firma adalah perusahaan yang mana pemiliknya terdiri dari dua orang atau lebih yang mengadakan kesepakatan untuk menjalankan usaha atas nama perusahaan. Orang-orang yang menyetorkan modal ke persekutuan/firma ini  disebut sekutu, sehingga modal persekutuan / firma disebut dengan ekuitas/ modal sekutu.
Kas                                           xx
Modal A                                  xx
Modal B                                  xx
Modal C                                  xx
3. Perseroan Terbatas
 Perseroan adalah bentuk perusahaan yang kepemilikannya terbagi atas sejumlah saham. Dengan demikian pemilik dari usaha perseroan adalah lebih dari satu dengan jumlah kepemilikan tercermin pada jumlah saham yang dipegangnya.

Bauran hutang dan ekuitas untuk pendanaan perusahaan merupakan bahasan utama dari keputusan struktur modal (capital structure decision). Bauran modal yang efisien dapat menekan biaya modal (cost of capital), yang dapat meningkatkan kembalian ekonomi neto dan meningkatkan nilai perusahaan. Perusahaan yang hanya menggunakan ekuitas disebut “unlevered firm”, sedangkan yang menggunakan bauran ekuitas dan berbagai macam hutang disebut “levered firm”.


*)diambil dari berbagai sumber

You Might Also Like

0 komentar